Hal ini disampaikan oleh Mantan Gubernur Sumatera Barat periode 1977-1987, Azwar Anas kepada pasangan Calon Gubernur Nasrul Abit dan Calon Wakil Gubernur Indra Catri (NA-IC) ketika mereka bersilaturaahmi di kediaman Azwar Anas di Jakarta ( 21/8/2020).

“Bapak Azwar Anas berpesan agar dalam memajukan Provinsi Sumatera Barat, kami sebagai pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur harus mempunyai gagasan dan program-program yang betul-betul dibutuhkan oleh daerah saat ini” Ujar Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh mantan Walikota Padang, Syahrul Ujud, mengatakan bahwa ada 3 program yang disampaikan oleh Pak Azwar Anas untuk bisa dilaksanakan guna memajukan Provinsi Sumatera Barat kedepannya, yaitu pemanfaatan potensi kearifan lokal budaya minangkabau, penerapan landasan Iman dan Taqwa dan pemanfaatan potensi rantau bagi daerah.

Terkait 3 program tersebut, Nasrul Abit dan Indra Catri menyambutnya dengan sumringah dan gembira.

“Karena sebagai seorang Mantan Gubernur Sumatera Barat 2 periode dan juga seorang Mantan Menteri, tentu banyak pengalaman dalam Kehidupan Sosial, Birokrasi dan Keagamaan yang telah beliau dapatkan, oleh karena itu mendapatkan masukan dan dukungan dari beliau adalah sebuah hal luar biasa” sebut Nasrul Abit.

“Hal ini tentu saja akan kami masukan kedalam salah satu program prioritas kami. Karena bagaimanapun, potensi kearifan lokal seperti Tigo Tungku Sajarangan harus bisa tergambarkan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Peran Penghulu/Ninik Mamak dalam menjaga norma adat, Alim Ulama dalam norma agama serta Cadiak Pandai yang berada di dalam pemerintahan harus terimplementasi dan saling berkaitan satu sama lain untuk memajukan Sumatera Barat kedepannya,” ujar Nasrul Abit.

“Kemudian terkait penerapan IMTAQ, juga akan kami rencanakan masuk dalam setiap sendi program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kedepan. Seluruh aparatur pemerintahan dan stakeholders yang berada didalamnya harus memiliki landasan Iman dan Taqwa yang kuat agar penyelenggaraan pemerintah bisa berjalan dengan baik dan benar. Karena seluruh yang kita laksanakan di dunia ini, akan kita pertanggungjawabkan dihadapan Allah Subhana Wata’ala” tambah Nasrul Abit.

Selanjutnya, Indra Catri juga mengatakan, bahwa selain pemanfaatan kondisi lokal, salah satu program unggulan NA-IC yang juga sejalan dengan masukan dari Pak Azwar Anas adalah pemanfaatan potensi perantau Sumatera Barat.

“Jumlah perantau minang, baik yang berada di Indonesia maupun di luar negeri yang besar tentu bisa dijadikan sebuah potensi penggerak roda pemerintahan, baik dalam sumbangsih pikiran dan karya nyata bagi peningkatan pembangunan Provinsi Sumatera Barat” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Azwar Anas dan Bapak Syahrul Ujud juga berpesan kepada kami agar dalam penyelenggaraan tata pemerintahan harus cermat dengan peraturan perundang-undangan.

“Karena pada kondisi saat ini, aturan terhadap setiap program dan kegiatan sangat banyak, jangan sampai berbenturan dengan rencana dan kebijakan yang akan kita ambil kedepannya” tambah Indra Catri.(*)