Sawahlunto – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Barat, Defri Nasli menyebutkan, kalau wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit merupakan sosok pembimbing yang diharapkan. Terutama di dunia otomotif yang saat ini terus berkembang di Ranah Minang.

Menurut Defri, Nasrul Abit tak pernah absen disetiap gelaran even balap motor yang dilaksanakan IMI. Bahkan selalu mendengar dan menyerap semua aspirasi disampaikan generasi muda, terutama kemajuan balap motor di Sumatera Barat.

“Saya bangga sekali. Beliau luar biasa sudah menyiapkan tempat. Waktu itu saya sampaikan di Padang panjang kalau kita di Sumbar perlu sebuah sirkuit,” sebut Defri Nasli di Kejurnas Pirelli Motoprix Region Sumatera Seri III di sirkuit Kandih, Kota Sawahlunto, Minggu 18 Agustus 2019.

Lalu, lanjut Defri tiba tiba Sawahlunto melalui walikota nya muncul membuat sirkuit, saya terima kasih banyak insya Allah ini bisa menjadi sirkuit Nasional dan kebanggaan Sumbar.

“Pak Nasrul Abit, Wakil Gubernur Sumbar ini, sangat semangat. Setiap kegiatan balap motor selalu hadir. Pembimbing seperti inilah yang kita harapkan. Kita semangat dukung pak Nasrul Abit untuk Sumbar satu kedepannya,” kata Defri Nasli dalam kata sambutannya ketika pembukaan acara

.

IMI kata Defri, berharap Nasrul Abit tetap selalu memberikan dukungan penuh agar dunia balap motor di Sumatera Barat dapat berkembang dan maju sesuai harapan. Sirkuit Kandih menurut Defri, merupakan satu-satunya sirkuit permanen yang dimiliki oleh Sumbar. Disamping dapat menjadi tempat even nasional karena sudah memenuhi syarat standar IMI.

Keberadaan sirkuit itu juga nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Jika ada Iven, tentu akan banyak pedagang yang berjualan. Itu artinya akan berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat,”ujarnya.

Sementara itu, Walikota Sawahlunto Deri Asta menyebutkan, kalau Nasrul Abit, disamping sebagai wakil Gubernur, juga sudah dianggap sebagai bapaknya otomotif
Sumatera Barat. Nasrul menurut Deri, cukup memberikan perhatian kepada perkembangan dunia otomotif di Sumbar.

Meski demikian, Deri Asta berharap, Nasrul Abit dapat mengalokasikan dana untuk kelanjutan pembangunan sirkuit Kandih dan fasilitas penunjang lainnnya. Saat ini, meski sudah memenuhi syarat IMI, namun sirkuit Kandih masih harus dibenahi, ada beberapa fasilitas yang harus dibangun.

“Karena anggaran kita terbatas, kami harap ada dukungan anggaran dari Provinsi. Di Provinsi ada program bantuan keuangan khusus (BKK). Kami harap, ada budget seri dalam rangka memperbaiki sirkuit ini,” kata Deri Asta.

Deri menjelaskan, sirkuit Kandih, merupakan kawasan bekas tambang. Dulunya, kawasan ini adalah cekungan yang ditimbun dari tanah bekas galian tambang. Lahan ini memiliki luas 393 hektare. Yang mana, program kedepan akan disulap menjadi kawasan sport tourism.

“Disini nantinya selain sirkuit road race permanen, juga akan ada lapangan pacuan kuda, kebun binatang dan sebagainya,”ujarnya.

Menanggapi itu, Nasrul Abit langsung menyambut baik dan meminta kepada Pemko Sawahlunto untuk segera mengajukan permohonan tentang dukungan anggaran ke Provinsi. Karena dalam waktu dekat akan ada pembahasan soal anggaran. Sehingga, sirkuit Kandih ini bisa dibangun sesuai dengan standar nasional.

“Bagaimana ini bisa jadi betul-betul standar nasional. Segera ajukan permohonan dana. Kita sedang susun” kata Nasrul Abit yang selalu mendukung kreatifitas positif anak muda Sumbar.

Nasrul Abit juga mengakui cepat tanggapnya Pemko Sawahlunto, melalui sosok Walikota Deri Asta yang merespon cepat kebutuhan sirkuit permanen di Sumbar.

“Saya sangat bangga sekali. Saya ucapkan terima kasih,” sebut sosok pamong senior tersebut

Selain soal Sirkuit.

Nasrul Abit yang hobi mancing dan berolahraga itu berharap kepada seluruh atlet balap motor Sumatera Barat, untuk tetap terus berlatih agar apa yang dicapai dapat terewujud.

“Kepada atlet, berlatih lah terus sehingga dapat mencapai hasil yang maksimal. Saya juga menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya satu pembalap kita di seri sebelumnya,” tutup Nasrul Abit.