SIBERUT – Wagub Sumbar mengecek kesiapan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama
di Pasakiat Desa Maileppet Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Mentawai. Rencananya sebagai rumah sakit penanganan Virus Corona (Covid-19). Selasa (2/6/2020).

Terlihat dalam kunjungan WWagub tersebut, beberapa fasilitas kesehatan tersebut ada yang rusak, pintu dan jendela kaca sudah bolong dan hancur padahal belum dioperasikan. Nasrul Abit berharap pembangunan ini harus disegerakan, karena rumah sakit itu diproyeksikan menjadi rumah sakit rujukan utama di daerah Kepulauan Mentawai dalam penanganan Covid-19.

Selain meminta agar Pemkab Mentawai membuat surat ke Pemprov Sumbar, Nasrul Abit juga mendiskusikan hal ini dengan ketua DPRD Mentawai yang ikut dalam rombongan, untuk mendukung dengan anggaran Pokir anggota dewan.

“Dari hasil kunjungan, saya dapat melihat, secara umum rumah sakit tersebut memiliki tempat yang sangat strategis, namun masih dalam tahap pembangunan. Semoga rumah sakit ini bisa memberi banyak manfaat untuk Mentawai khususnya bagi warga Siberut,” ungkap Nasrul Abit.

Bangunan rumah sakit dinilai strategis, jauh dari keramaian dan cocok untuk rumah sakit Covid-19. Pemandangan dari perbukitan yang langsung menggarah ke laut bisa membuat pasien tenang dan tidak stres.

Wagub Sumbar menghimbau masyarakat untuk sama-sama mendukung pembangunan rumah sakit ini. Karena rumah sakit ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada saat ini maupun masa yang akan datang.

Selanjutnya, Wagub Sumbar mengunjungi Puskesmas MA. Siberut yang baru beroperasi, sesuai dengan apa yang dilihat, Nasrul Abit pun senang karena bangunan puskesmas tersebut cukup lengkap sarana dan prasarananya.

“Alhamdulillah, puskesmas disini cukup lengkap. Pelayanan di puskesmas ini bisa menampung warga dengan dokter yang berpengalaman,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Lahmuddin mengatakan untuk pemerataan sarana kesehatan sudah mulai terpenuhi, terutama di pulau Siberut sudah mulai terakses baik. Saat ini pihaknya sedang melakukan peninjauan terhadap puskesmas – puskesmas yang ada di Mentawai guna melakukan evaluasi peningkatan kinerja anggota untuk menyamakan persepsi melakukan review kekurangan serta kelemahan – kelemahan dalam melaksanakan pelayanan di setiap puskesmas.

“Sebenarnya kita sudah melakukan penguatan pelayanan, dokter sudah ada, petugas sudah ada, penguatan pelayanan kan bisa dari kapasitas sarana dan prasarananya, tinggal melengkapi saja. Mudah-mudahan bisa terwujud,” kata Lahmuddin.

Lebih lanjut
Lahmuddin mengatakan, sebagai wilayah kepulauan yang kerap dikunjungi oleh wisata asing, perlu mempersiapkan semua kelengkapannya.(*)