Nasrul Abit Kunjungi Pokso Penanganan COVID-19 Di Perbatasan Sumbar-Bengkulu

admin

Padang – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit tinjau Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di perbatasan Provinsi Sumbar-Bengkulu, kenagarian Silaut kecamatan Lunang Silaut Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (4/4).

Nasrul Abit terus berupaya untuk menindak lanjuti penyebaran Covid-19, diantaranya dengan melakukan pemeriksaan terhadap orang yang masuk di batas Provinsi Sumbar dengan provinsi Bengkulu.

Gugus tugas di perbatasan Provinsi Sumbar-Bengkulu, kenegarian Silaut kabupaten pesisir Selatan dijaga oleh petugas pemeriksaan kesehatan, personil satpol PP, BPBD dan Instansi terkait.

Semua kendaraan yang melintas wajib berhenti untuk diperiksa, penumpang dan supirnya, termasuk masyarakat yang melintas batas provinsi tersebut, wajib dicek kesehatannya oleh aparat gabungan.

“Dan bagi orang yang berjualan sering melintasi perbatasan ini cukup sekali saja didata, cuman cek saja suhu tubuhnya,”ujar Nasrul.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan suhu badan serta pengecekan kesehatan ringan lainnya, dan juga penyemprotan disinfektan dan dilanjutkan dengan mengisi formulir data yang telah disediakan oleh petugas.

Nasrul Abit juga meminta kepada Camat Silaut Samwil dan Wali Nagari Musliadi untuk selalu monitor tempat ini agar tidak ada satupun yang lolos.

“kalau seandainya ada salah satu saja, yang lolos dari disini dan tidak bisa kita pantau, dia akan bisa membunuh orang seratus orang hingga berkembang biak,”Ucap Nasrul.

“Untuk itu para masyrakat mohon bersabar, berdiam dirilah dirumah, jangan duduk diwarung, hindarilah kerumunan, ” ucap Nasrul.

Terkait dengan ini dari hasil rapat Vidio conference dengan empat orang pakar kemarin, Kamis (2/4) Nasrul Abit mengatakan bahwa puncak covid-19 ini diperkirakan pada tanggal 24 hingga 27 Mei 2020, waktu puncak tersebut bertepatan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hidjriah. Pasalnya para perantau sudah dipastikan akan mudik lebaran ke kampung halaman, Kalau kita tidak berhati-hati, hal ini akan terjadi penyebaran Covod-19,” ucap Nasrul.

Selain itu, Nasrul sampaikan juga jangan main-main dengan Corona, kemarin orang Dalam Pantauan (ODP) lebih dari 2000 orang dan positif 14 orang sekarang belum ada penambahan.