Padang — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit Datuk Malintang Panai menghadiri sebuah acara Sosialisasi Kebijakan Pelayanan Perizinan yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sumatera Barat (DPMPTSP), Senin, 9 Maret 2020.

Acara yang dibuka yang langsung dibuka Wakil Gubernur Sumatera Barat ini dihadiri oleh anggota DPRD Sumbar Zafri Deson serta 124 peserta yang terdiri dari Aparatur DPM PTSP, OPD teknis, Camat, Wali Nagari, Tokoh masyarakat serta Pelaku Usaha se Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Dalam kesempatan itu, Nasrul Abit mengimbau masyarakat Pesisir Selatan (Pessel) tidak alergi dengan investor yang masuk ke daerah itu.

“Kami mengimbau kita semua, masyarakat Pessel tidak lagi alergi dengan investor atau menganggap orang dari luar datang untuk mengambil kekayaan yang terkandung di Pessel,” ujar mantan Bupati Pessel dua periode ini.

Dulunya, kata Nasrul Abit lagi, masyarakat Pessel terkenal dengan adat budaya yang sangat kuat, sehingga ada investor datang selalu di tolak.

“Kalau begitu kapan daerah kita akan maju. Padahal Pessel memiliki destinasi wisata yang eksotis. Ayo kita bicara kesejahteraan dengan tidak melupakan budaya dan tradisi Pessel,” tambahnya.

Nasrul Abit juga mengharapkan sosialisasi ini dapat menyebarluaskan informasi mengenai percepatan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Dengan adanya investor dan lancarnya pengurusan ini akan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan perekonomian masyarakat,” sebutnya.

Tidak hanya kepedulian semua elemen masyarakat, untuk kemajuan Pesisir Selatan juga dibutuhkan dorongan investor untuk menjalankan investasi dalam berbagai usaha yang mampu menghidupkan perekonomian masyarakat di daerah ini.(*)