PADANG – Pemerintah Sumatera Barat (Sumbar) menyambut baik Perkumpulan Angkutan Padang Online (P-APO). Kehadiran angkutan online di Padang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, dengan pelayananan angkutan yang lebih efisien, nyaman dan aman.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyampaikan, kehadiran angkutan online di Sumbar, khususnya Kota Padang akan memberikan pengaruh terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, terutama pekerja ojek.

Hal ini disampaikan saat penutupan Rapat kerja Perkumpulan Angkutan Padang Online (P-APO) ke I tahun 2020 di Aula KNPI Sumbar, Senin (27/1/2020).

“Saya sangat mendukung perkumpulan ini, namun harus di ingat, sesuai dengan temanya ‘Basamo Mako Manjadi Karano Kami Badunsanak’, jadi saudara sekalian adalah keluarga yang saling mendukung satu sama lain,” ucap Nasrul Abit.

Wagub Sumbar minta, agar sistem transportasi yang merupakan keniscayaan arus didukung dari berbagai pihak agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

“Jangan ada saling rebut dan ribut masalah penyewa. Boleh bersaing, tentunya dengan persaingan yang sehat, sehingga ekonomi masyarakat tumbuh, dan pekerja ojek pangkalan tidak kehilangan pekerjaan,” harapnya.

Selain itu Wagub Nasrul Abit meminta P-APO bisa membangun komunikasi dengan pemerintah untuk mendukung program Pemprov Sumbar, terutama dalam bidang trasportasi. Sebab di tahun 2020 ini banyak event nasional di selenggarakan di Sumbar, seperti Harganas, Penas-Tani, MTQ, TdS dan event lainnya.

“Saya berharap pihak P-APO bisa berperan aktif dalam event-event nasional tersebut. Termasuk ikut mengambil bagian di dalam suksesnya pengembangan pariwisata di Sumbar,” katanya.

Saat ini, P-APO sudah bergabung hampir 8.000 orang yang tumbuh di Padang. Hal ini terus akan bertambah. Sebagai perusahaan berbasis layanan transportasi berbasis aplikasi online, kepuasan pelanggan harus menjadi prioritas terdepan.

“Jadi kita jangan sampai ketinggalan dengan teknologi yang semakin hari semakin canggih namun tidak bisa di manfaatkan dengan baik dan menciptakan lapangan pekerjaan, cukup dengan modal Handphone, kita sudah bisa menciptakan uang,” ujarnya.

Nasrul Abit hanya meminta satu hal kepada pihak Gojek, agar nantinya dalam beroperasi bisa memperhatikan unsur-unsur keselamatan dan kenyamanan para pengguna sarana transportasi berbasis online ini.

“Saya minta P-APO bisa keselamatan dan kenyamanan menggunakan jasa. Karena ini menyangkut dengan transportasi dan nyawa manusia,” tutupnya.