Padang – Pemimpin yang terbaik bukan pemimpin yang hanya fokus melakukan banyak pembangunan fisik saja. Karena tujuan dari pembangunan itu pada dasarnya adalah untuk pembangunan manusia seutuhnya yang lebih diukur dengan berapa Indek Pembangunan Manusia (IPM).

Hal ini disampaikan Nasrul Abit selaku Kwarda Pramuka Sumatera Barat pada acara penutupan Whorshop Manajemen Kwatir Pramuka se Sumatera Barat, di Gedung Pramuka, Jum’at (22/11/2019).

Lebih lanjut Nasrul Abit yang juga Wakil Gubenur Sumatera Barat mengatakan, keberhasilan pelaksanaan pembangunan meningkatkan IPM merupakan sebuah upaya nyata dalam membangunan manusia seutuhnya yang lebih dititik beratkan pada pendidikan, kesehatan dan kehidupan ekonominya.

“Ketika saya menjadi Bupati, ada seorang masyarakat melapor bahwa anaknya saat ini sudah berhasil mencapai dengan pendidikan terbaik, masyarakat itu melapor karena pernah dibantu dahulunya. Mendapat laporan keberhasilan itu menjadi sebuah kebanggaan bagi pribadi saya, tidak pernah berharap balasan karena itu bahagian dari pengabdian sebagai kepala daerah”, ungkapnyan.

Kakak Nasrul Abit juga menyatakan, dalam menyehatkan organisasj pramuka di Sumatera Barat ini, amat diharapkan sistem administrasi surat menyurat dan administrasi keuangan mesti baik. Kita mendapat bantuan hibah dari pemerintah daerah mesti dipertanggung jawabkan dengan baik dan benar, jangan ada yang disalahgunakan.

“APBD itu adalah uang rakyat, kita jangan main-main dalam pengunaannya. Kegiatan pramuka itu adalah melakukan pembinaan sumberdaya manusia untuk mempersiapan generasi yang lebih baik dan siap bersaing dimasa depan, maka marilah kita benar-benar bekerja untuk itu”, himbaunya.

kakak Nasrul juga menyampaikan, tantangan generasi muda saat ini adalah penyalahgunaan narkoba dan prilaku sex menyimpang. Untuk memberantas ini bersama mesti membangun deklarasi komitmen bersama, jangan ada anggota pramuka yang bergaya lembek dan narkoba.

” Kwatir Pramuka Padang dan Pasaman agar menyiapkan kegiatan deklarasi komitmen bersama memberantas narkoba dan prilaku sex menyimpang agar dilakukan dengan baik dan ramai. Jika perlu libatkan semua anak-anak pramuka mulai dari SD – SMA diseluruh sekolah. Agar ini menjadi perhatian serius kita saat ini”, ujar Nasrul Abit.(*)