Padang- Kerusuhan yang terjadi di Bumi Cendrawasih akibat oleh adanya dugaan perlakukan rasisme terhadap masyarakat Papua di Jawa Timur berbuntut panjang. Hingga kini, situasi dan kondisi di Papua masih belum kondusif.

Bahkan, saat ini terdapat dua kelompok yang berseberangan. Massa yang bertahan di Kantor Dewan Adat yang mengibarkan bendera Bintang Kejora, massa aksi yang menamakan Barisan Merah Putih.

Kantor Dewan Adat Mbaham Matta, yang berlokasi di Jalan Dr. Salasa Namudat, Fakfak, Papua Barat, dilaporkan hangus dibakar massa. Polri dan TNI, masih terus melakukan upaya pengamanan di wilayah Papua dan Papua Barat.

Menanggapi situasi itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit berharap kerusuhan di bumi cendrawasih dapat segera teratasi dan kondisi kembali normal. Nasrul meminta seluruh pihak dapat kembali bersatu sebagaimana sedia kala dan bersama-sama kembali menjaga NKRI secara utuh.

“Saya himbau kepada seluruh masyarakat di papua. Sekarang pemerintah dan tokoh-tokoh sudah turun tangan. Mari kita sudahi polemik ini. Mari kita bersatu kembali, sama-sama kita jaga NKRI ini secara utuh. Dan mari kita jaga perbuatan kita, tutur kata kita, tingkah laku kita agar tidak ada lagi ketersinggungan,”kata Nasrul Abit, Rabu 21 Agustus 2019.

Selain itu, Nasrul juga mengajak untuk bersama-sama membangun Negara ini dengan rasa persatuan, dengan keberagaman budaya dan adat, termasuk juga agama.

Menurut Nasrul, Negara ini pertama kali dibentuk penuh dengan keberagaman. Maka dari itu, mari sama-sama kita rawat dan bangun Negara ini dengan persatuan yang kuat.

“Mari kita bersatu kembali. Kita sudah ada sumpah pemuda, yang didalamnya menegaskan
tanah air Indonesia, bangsa yang satu, bangsa Indonesia dan bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Kita pegang teguh itu, mari kita bersatu kembali, karena negara ini pertama kali dibentuk penuh dengan keberagaman itu. Janga menghina dan menjelekkan satu sama lain,”ujar Nasrul.

Terkait adanya warga asal Sumatera Barat yang berdomisili di papua, Nasrul meminta untuk tidak keluar rumah dan mencari tempat yang aman. Dan, tetap berkoordinasi dengan perwakilan Sumbar yang ada disana.

“Saya himbau, agar mereka tidak keluar rumah, cari tempat aman dan koordinasi dengan perwakilan sumbar yang ada disana jika ada. Jika tidak ada, jangan keluar rumah lah. apalagi ikut-ikutan,”kata Nasrul.

Agar kerusuhan tidak meluas, Nasrul meminta kepada seluruh pengguna media sosial tidak menyebarkan berita hoax. Karena itu bisa memperkeruh suasana. Berita hoax kata Nasrul, juga dapat membahayakan Negara ini.

“Saya minta jangan sebar berita hoax. Kita butuh keamanan, ketentraman dan kenyamanan untuk melanjutkan pembangunan. Kita baru saja merayakan HUT RI ke 74. Mari kita teruskan perjuangan ini untuk mewujudkan cita-cita pejuang kita zaman dulu,”tutup Nasrul Abit.