Padang – Ratusan pembalap dari berbagai negara bakal bertarung dilintasan iven sport tourism Tour De Singkarak yang akan dihelat pada 2 hingga 10 November 2019 mendatang.
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menyebutkan, hingga kini panitia terus mematangkan persiapan jelang perhelatan TDS yang tahun ini merupakan pengelenggaraan yang ke-11.

Berdasarkan informasi sementara, hingga kini sudah ada sebanyak 120 riders dari 20 tim yang berasal dari 24 Negara ditambah satu tim continental yang menyatakan akan ikut serta di ajang bertaraf internasional tersebut.

Diharapkan, melalui iven yang memadukan antara olah raga balap sepeda dengan wisata ini, akan menempatkan Ranah Minang dalam peta destinasi pariwisata dunia.

Menurut Nasrul Abit, iven sport tourism TDS kali ini berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Dengan ikut sertanya Provinsi jambi sebagai tuan rumah, tentu saja menambah nilai positif bagi pengembangan pariwisata antar pulau di Sumatera. Bagi pembalap, juga tentu saja menjadi tantangan yang baru karena akan disuguhkan lintasan yang baru dan lebih menantang.

“TDS tahun ini bertema connecting Sumatra karena Jambi ikut serta. TDS adalah salah satu alat untuk meningkatkan image Positif Pariwisata Sumatera Barat. Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Jambi merupakan rute baru yang akan dilewati. Kita harapkan tahun berikutnya TDS dapat menyatukan destinasi pariwisata di seluruh pulau Sumatra,”kata Nasrul Abit, Rabu 23 Oktober 2019.

Dijelaskan Nasrul Abit, daya tarik wisata yang ditawarkan pada iven TDS tahun ini antara lain,
Natural Atracaction, Religius Cultural, Marine Tourism, Culinary, Heritage, Agro Tourism, Eco Tourism
dan, Shoping.

“TDS ini dari tahun ke tahun, terbukti bisa menggerakkan ekonomi pariwisata. Terutama yang ada di sepanjang wilayah yang termasuk dalam rute lintasan,”ujar Nasrul Abit.