MENGENANG TANGIS NASRUL ABIT DI BUMI PAPUA

Wamena berdarah menyisakan duka mendalam bagi ranah Minang. Korban selamat mengambil sikap pulang kampung, sementara mereka yang pergi untuk selamanya, dipastikan tak akan kembali. Kehilangan puluhan nyawa, atau kerugian harta benda, akan menjadi catatan kelam perantau di bumi Papua. Benar kata tetuah. Ada hikmah di balik setiap peristiwa, ada pula pembelajaran usai rusuh Wamena. Kekompakan

Air Mata Nasrul Abit, Demi Warga Minang di Bumi Cendrawasih

*Kilas Balik, Langkah Cepat Nasrul Abit ke Wamena Padang – Beberapa kali Nasrul Abit menyeka air mata. Wakil Gubernur Sumbar, yang biasa tegas dan tegar ini akhirnga luluh. Setelah menyambut delapan jenazah warga, Ia akhirnya memutuskan langsung ke Papua, di Bumi Cendrawasih tempat perantauan Minang kena musibah Senin 23 September 2019 lalu, Ranah Minang dirundung

Dua Skenario Kepulangan Perantau Minang di Wamena

Padang – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyebutkan, sampai saat ini data sementara yang dihimpun, terdapat sebanyak 1.479 warga Sumatera Barat yang selama ini berada di Wamena. Beberapa diantaranya kata Nasrul Abit, memiliki keinginan untuk pulang ke kampung halaman, mengingat kondisi di wamena belum kondisif, ditambah lagi harta benda yang habis terbakar saat insiden

Sumbar Galang Donasi Untuk Perantau Minang Yang Menjadi Korban Kerusuhan Wamena

Padang – Masyarakat Sumbar melakukan penggalangan donasi untuk para perantau Minang yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua 23 September 2019 lalu. Mulai dari komunitas kecil, organisasi hingga pemerintah, mulai menggelar aksi serupa. Hal ini dilakukan, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama warga Sumatera Barat. Bahkan tak tanggung-tanggung, Pemerintah Provinsi melalui sebuah

Ikut Selesaikan Konflik Wamena, Nasrul Abit Bertemu Petinggi TNI dan Polri

Padang – Kondisi Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, mendapatkan perhatian Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit. Hal itu terkait dengan kondisi seribuan masyarakat asal Sumatera Barat yang terdampak. Minggu pagi tadi, 29 September 2019, Nasrul Abit beserta rombongan, menyempatkan diri berkunjung ke beberapa pos-pos pengungsian yang mayoritas ditempati oleh masyarakat asal Sumatera Barat. Satu diantaranya