Tinjau Bencana Longsor, Nasrul Abit Juga Sosialisasikan Bahaya Corona

admin

Padang – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Minggu sore 5 April 2020 mengunjungi lokasi bencana longsor di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.

Selain menyalurkan bantuan logistik dan menyampaikan rasa duka, mantan Bupati Pesisir Selatan itu juga memastikan kalau, proses penanganan pasca musibah itu berjalan dengan baik.

Kepada masyarakat di lokasi bencana longsor, Nasrul Abit juga mensosialisasikan dampak penyebaran COVID-19. Menurutnya, meski saat ini masyarakat Guguak Malalo sedang tertimpa musibah longsor, namun terap harus mewaspadai penyebaran virus mematikan itu.

“Saya berharap kepada semua masyarakat, saat ini juga ada bencana Corona. Saya minta tetap jaga jarak kita, kita harus disiplin. Dan, seluruh warga kita yang datang dari daerah terjangkit harus melaporkan diri dan tolong diawasi,” kata Nasrul Abit, Minggu 5 April 2020.

Nasrul berpesan, andai ada sanak saudara di Guguak Malalo datang dari daerah yang sudah terjangkit COVID-19, maka harus diawasi ketat oleh perangkat daerah. Mereka, harus dikarantina selama 14 hari. Hal ini sebagai bentuk antisipasi agar masyarakat di kampung tidak terjangkit.

“Corona jangan dianggap enteng, kalau kita anggap enteng, taruhannya nyawa. Sudah ada yang meninggal, setiap hari angkanya yang positif terus bertambah. Korban semuanya perantau. Jadi, bagi perantau mohon maaf, kami tidak memusuhi dunsanak, kami hanya menjalankan prosedur. Kalau bisa, jangan pulang kampung dulu. Kalau pulang kampung harus lapor, walau tidak dalam keadaan sakit,”ujar Nasrul Abit.

Terkait dengan musibah longsor yang menimpa warga Guguak Malalo, Nasrul Abit menyampaikan rasa duka cita. Terutama terhadap keluarga korban yang meninggal dunia.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga Allah SWT, selalu memberikan kekuatan kepada kita semua untuk menghadapi cobaan ini. Karena kita hidup di daerah bencana. Tadi, Bantuan yang kita salurkan ada beberapa makanan. Dan besok, kalau ada tanggap darurat, nanti akan kita bantu uang. Kalau cepat surat dari Kabupaten, maka cepat juga bantuan bisa disalurkan. Tentu, persetujuan juga dari pak Gubernur,” tutup Nasrul Abit.

Diketahui, sekira pukul 06.00 WIB, Nagari Guguak Malalo dihantam longsor. Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan bencana (BPBD) setempat, musibah gerakan tanah tersebut, merenggut dua korban jiwa dan merusak sebanyak empat unit rumah warga.

Hingga kini, meski arus lalu lintas sudah normal kembali, namun proses pembersihan sisa-sisa material lumpur masih dilakukan. Nasrul Abit minta dinas PUPR memastikan jalan agar aman dan nyamam dilewati. (*)