PADANG – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit melepas gerak jalan santai di Museum Adityawarman dalam rangka memeriahkan dan memperingati HUT Bintang Sport Comunity (BSC) ke-3, Minggu (27/10/2019).

Ratusan komunitas BSC melakukan jalan santai menelisuri jalanan Diponegoro dan sepanjang jalan pantai Padang, yang diikuti langsung oleh Wagub Sumbar didampingi oleh istri tercinta Ny. Wartawati Nasrul Abit, bersama masyarakat lainnya dengan jarak tempuh lebih kurang 5 kilometer.

Dalam sambutannya Wagub Sumbar Nasrul Abit mengatakan, jalan santai merupakan olahraga yang baik untuk menjaga kebugaran tubuh kesehatan. Mari kita berolahraga dengan baik agar menjadi lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

Kehadiran Wagub Sumbar beserta Istri pada acara ini memberi semangat bagi peserta jalan sehat BSC bersama masyarakat.

“Dengan jalan sehat bisa memperkuat silaturahmi antar anggota BSC dengan berbagai kalangan masyarakat, saling kenal silaturrahmi dan saling tukar informasi,” ujar Nasrul Abit.

Nasrul Abit juga mengingatkan agar para pengusaha yang tergabung BSC dapat mengembangkan usahanya untuk kemajuan Sumbar dengan meningkatkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Inovasi dari kawan kawan BSC diharapkan mampu menjadi motor penggerak tumbuhnya perekonomian Sumbar sebagai startup di Indonesia lebih baik,” ucapnya.

Sepanjang jalan, Wagub Nasrul Abit berbincang santai dengan siapa saja yang berbarengan sekaligus menyapa warga, sekaligus kampanyekan “Sumbar Bebas Penggunaan Plastik”.

“Guna meningkatkan kesehatan dan menjaga lingkungan dihimbau masyarakat Sumbar meminimalisir penggunaan kantong plastik atau yang sejenisnya. Karena hasil riset banyak kandungan didalamnya yang dapat memberi dampak tidak sehat bagi tubuh manusia, terutama untuk bungkus makanan”, ujarnya.

Dari Pusat Penelitian Kimia (LIPI) yaitu Dr. Agus Haryono mengatakan bahwa setiap hari orang kerergantungan terhadap plastik semakin tinggi, namun bahaya yang timbulkannya kurang di sadari oleh masyarakat.

Penggunaan bahan plastik dalam kehidupan sehari – hari tidak perlu di khawatirkan jika kita tau cara penggunannya. Plastik yang aman untuk di pakai pada suhu tertentu dan minyak/lemak untuk kemasan makanan adalah plastik yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Namun, tidak semua produk kemasan plastic memenuhi standar SNI. Maka dari itu kita harus lebih teliti untuk memasukan makanan atau minuman panas kedalam plastik. Dampak plastik bagi kesehatan manusia memicu penyakit kanker, radang hati, dll.