Padang – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengunjungi rumah duka Rara Rizkyatul, pelajar SDN 03 Gn Malintang yang meninggal dunia akibat tertimpa tiang penyangga sound system Iven Kemah Budaya Nasional (KBN) edisi ke X di GOR Khatib Sulaiman Kota Padang Panjang, Senin sore 26 Agustus 2019.

Nasrul Abit bersama Wakil Bupati Papua Barat, Mohamad lakotani dan jajaran Pemerintah Kota Padang Panjang tiba dirumah duka di Nagari Andaleh Batipuah untuk menyampaikan rasa duka yang mendalam.

Tidak hanya itu, Nasrul Abit yang juga menjabat sebagai ketua kwarda 03 Pramuka Sumatera Barat, juga menyempatkan diri berziarah dan berdoa di makam Rara.

“Kita turut berduka atas meninggalnya Rara. Selain mengunjungi rumah duka, tadi kita juga menyempatkan diri memanjatkan doa di tempat peristirahatan terakhir Rara. Juga ada sedikit santunan yang kita berikan kepada orang tua Rara,”kata Nasrul Abit, Senin 26 Agustus 2019.

Berdasarkan keterangan orang tuanya, setiap hari, korban selalu diantar dan dijemput oleh orang tuanya ke Sekolah, yakni di SDN 3 Guguk Malintang. Korban saat ini merupakan pelajar kelas Lima. Tentu saja, peristiwa ini meninggalkan duka yang amat dalam. Bukan saja bagi kedua orang tuanya, namun juga bagi kita semua.

“Sekali lagi, kita harap keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran. Dan Korban kita doakan Khusnul khatimah,”ujar Nasrul.

Berangkat dari peristiwa ini, Nasrul berpesan untuk kedepannya kita harus dapat lebih berhati-hati dalam menjalani pekerjaan, apalagi pekerjaan itu memiliki resiko kerja yang tinggi.

“Atas peristiwa ini, mari kita ambil hikmahnya. Tentu, kita harus berhati-hati lagi dalam menjalankan sesuatu pekerjaan terutama yang memiliki tingkat resiko kerja yang tinggi,”tutup Nasrul Abit.