Padang – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit meminta dengan tegas kepada seluruh perusahaan dan pemilik perkebunan sawit untuk dapat membantu masyarakat sekitar yang terdampak bencana alam seperti banjir.

Menurut Nasrul Abit, selama ini sangat banyak laporan dari masyarakat yang tinggal di sekitar area perkebunan dan perusahaan sawit yang menyampaikan kalau, pihak perusahaan seakan-akan tutup mata ketika ada bencana datang.

Nasrul berharap, pihak perusahaan atau pelaku usaha dibidang komoditi sawit ini, tidak hanya memikirkan kesejahteraan perorangan atau anggota saja. Namun juga memikirkan kesejahteraan masyarakat, terutama yang tinggal disekitar area perkebunan dan perusahaan sawit.

Hal ini disaampaikan Nasrul Abit saat menghadiri pelantikan pengurus gabungan pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) cabang Sumatera Barat periode 2019-2024 di Mercure Hotel, Rabu 21 Agustus 2019.

“Nah, kami menghimbau cobalah Gabungan pengusaha Kelapa Sawit Indonesia cabang Sumatera Barat ini kumpulkan bantuan. Bisa koordinasi dengan pemerintah, kami bisa menjadi mediator. Kami juga bisa bagi secara porposional. Karena, ada beberapa kali terjadi bencana, mungkin terlambat barangkali bantuan dari perkebunan ini, bahkan sampai ada yang lapor ke kami tidak membantu,”kata Nasrul Abit.

Kami, kata Nasrul, sangat berharap kalau di daerah itu adan bencana, maka segeralah turun. Ada masyarakat yang sehari, dua hari terendam banjir segera kasih bantuan, bisa berupa nasi atau logistik apa saja. Jadi, tidak ada lagi keluhan-keluhan yang muncul di permukaan terkait hal ini.

Selain itu, Nasrul Abit juga meminta kesadaran dari perusahaan sawit melalui program CSR nya, untuk juga bisa ikut serta mensejahteraan masyarakat. Sumatera Barat kata asrul, sampai saat ini masih ada daerah miskin.

Pasaman Barat dan Solok Selatan pada bulan Juli lalu, baru saja keluar dari daerah tertinggal. Namun, masih ada desa miskin, ada rumah yang tidak layak huni bahkan ada stunting, orang lahir pendek karena memang kesehatannya belum terjamin.

Maka dari itu, kami sangat berharap perusahaan ini bisa ikut serta mensejahterahkan masyarakat melalui program CSR nya.

“Masyarakat miskin tolong dibantu. Segera bantu kalau ada bencana. Selain itu, mari kita jaga lingkungan agar kita juga tidak lagi dikatakan perusak lingkungan atau menghabiskan air tanah,”tutup Nasrul Abit.